Tampilkan postingan dengan label One Moment in Time. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label One Moment in Time. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 November 2012

liburan bareng keluarga

at amanzi Palembang

Senin, 02 Juli 2012

Sedikit Memori tentang Kita 23

[H][A][P][P][Y]   [B][I][R][T][H][D][A][Y]

NORA RAMKITA ..... :)


Nora Ramkita

2 Juli 2012
Happy Bithday Nora sayang :*
Makin dewasa umur kita sekarang ,
semoga makin dewasa juga sikap dan tingkah laku nya yahh :)

Maaf , kalo cuma ini yang bisa aku kasih ke Nora , cuma lewat tulisan ini mungkin aku bisa ikut merayakan ulangtahun mu . Andai aja jarak kita masih bisa ditempuh dalam waktu singkat , mungkin udah sering kali kita berkumpul seperti dulu . Gimana kabar Nora di sana , sayang ? Semoga sukses yahh kegiatan akademik nya . Pastinya akan ada juga teman-teman Nora di sana yang bisa mengisi hari istimewa seperti ini .


Nora dan aku :)
ahh~
kenangan tentang masa kebersamaan dulu , tentang suka duka yang dijalani bersama . semua itu flashback satu persatu ketika tulisan ini aku buat . Menyiratkan haru dalam kisah perjalanan kita . Di sini sepi , seringkali aku main ke smansa , tapi tetep sepi . ga ada kalian . Sedih rasanya saat kemarin hadir di pelantikan , PMR mau dilantik , yang hadir sedikit sekali alumninya , dan yang angkatan 23 cuma aku :'(

inget ga ini pas lagi apa ?

Mungkin jarak bukanlah hal yang begitu tepat untuk dikambinghitamkan sebagai penyebab sulitnya penyatuan kembali kita seperti dulu , tapi mungkin karena faktor kesibukan masing-masing lah yang lebih tepatnya .Bisa dilihat , PMR 23 di Palembang bukan cuma aku , masih ada Ijal , Vivi , Iqbal , Nanda , dll , tapi kita pun sangat jarang bahkan hampir tidak pernah lagi bertemu .

jaman caang nih :D

Tapi yakinlah , kawan !
Hidup itu maju dan terus berjalan . Dan semua yang lalu  tentang kita , akan terus kita kenang . Akan terus ada tersimpan di ruang khusus pada hati kita masing-masing . Dan akan terekam dalam memori cantik yang mungkin akan diputar ulang dalam bentuk cerita pada penerus berikutnya . Mungkin juga akan jadi penghibur dan bumbu senyum suatu hari nanti . 

Makan-makan :)

Kenangan kita yang terlalu berharga jika untuk dilupakan gitu aja . Tentang kasih sayang , persaudaraan , keegoisan yang menimbulkan pertengkaran kecil , semua hal itu adalah manis , bahkan teramat manis untuk sekedar figuran hidup . Semua itu teramat berharga dan ga akan ada jualnya .


waktu ultah Tanti

Masih jelas terekam , kenangan tentang farewell party yang kita buat di rumahku . Kita masak samasama , ya Allah , betapa akupun teramat merindukan moment itu . Saat kita buka puasa bareng di rumah ku . Bahkan waktu kita caang , kita jatah bareng-bareng , waktu banyak dari kalian yang mungkin belum bisa menerima keadaanku yang dulu belum fasih ngomong pake bahasa Palembang . ahh~ semua nya . Semuanya sangat amat berharga untuk hilang gitu aja dari ingatan .


nginep di rumah ku :)

Kadang aku iri sama adek , angkatan mereka kok masih bisa sering yahh kumpul bareng gitu . Sedangkan kita , kapan bisa ada moment itu ? Aku berharap bisa terus hadir di Smansa , seenggaknya aku masih ingin jadi bagian dalam kegiatannya , dan berharap ada kalian . ahh~ mungkin keinginan yang terlalu muluk dan berlebihan . Tapi begitulah keadaannya .


waktu ultah Maya di hum aku
Nora dan Tanti
















Well , harapanku untuk ultah nya Nora , semoga cepet sukses jadi dokter nya yahh , sayang :)
All the best for you , my sist .
Terkhusus untuk sodara 23 , aku sangat merindukan kalian .
:)

PRAJA 1 Angkatan XXIII


Palembang , 2 Juli 2012
oleh :: Zwany Damuera

Minggu, 01 Juli 2012

Lezy Song Sambil Nyapu Ala PKn09 . mp4

Enjoy it :)



Ini nih video yang bikin aku ngakak guling-guling tiap nonton nya .
Video yang dibuat oleh anak-anak PKn 2009 FKIP Unsri Inderalaya .
Keisengan muncul dari ide kreatifnya si Adi .
Waktu mereka lagi bersih-bersih di ruangan Dosen di Gedung Dekanat FKIP Unsri .
hehehe

Nih , aku kasih tau siapa aja personil nya ::
  1. Adi Pratama
  2. Muhammad Ihsan
  3. Andri Agustian
  4. Muhammad Hidayat (27)
  5. Endy Rahmatullah
Kameramen :: Muhammad Hidayat (05)

Figuran ::
  1. Agus Haryanto
  2. Cahaya Juniarti
Hehehe ,, selamat menonton , :D


Sabtu, 30 Juni 2012

Kelas Pupucen 30 Juni 2012 :)

Pupucen malem ini edisi Atensi loh :D
Seru nih . Jadi kita saling kirim-kirim puisi , terserah seberapa panjang , pake judul , dan tertuju untuk siapa puisinya .
hehehe :D

nahh , daripada tenggelem , sayang dong . mendingan aku copas aja lah yahh di sini . aku abadikan biar suatu waktu bisa dibaca ;)

oke siipp . check it out !

Ini Bukan Lagi Dulu
Oleh : Merza Yuwanda


kata sapa riang menyambut setiap pendatang
akupun mendapatkan hal itu
lalu diam hilang berlari ke belakang
menutup diri, mengintip, diam-diam berdecak kagum
bukan karena enggan atau angkuh untuk melebur
hanya mengutuk diri tak mampu berkata "ini aku"
hanya mencuri ilmu tanpa mengusik "ada aku di antara kalian"
itu dulu

diam ku melahirkan iri dalam hati
ini aku ingin belajar
tapi begitu pengecut untuk menyapa riang
ini aku ingin berbaur
tapi hanya mengintip di balik layar
ahh, lagi-lagi itu dulu

kembali kuhadir dengan sapa ragu dan malu-malu
berkata "ini aku"
ahh, mereka ramah seperti hari lalu menyambutku
merangkul kasih penuh hangat
berbisik lebut "mari belajar bersama"
ini bukan lagi dulu

ahh, kalian membuatku semakin gila
seperti haus mendera berkepanjangan kala tak kusapa pagi untuk kalian
aku rindu diskusi itu meski ku tak mengerti
kalian inspirasi dan semangatku
terimakasih

untuk : kelas cendol

Palembang, 30 Juni 2012
FYI , aku dapet 8 jempol !!!
ih waw !
dari siapa aja ? mau tau ?
nihh aku sebutin satusatu yahh ;)
  • bunda Arniyati Shaleh
  • kak Iman Safri Lukman
  • Endah W. Sucy
  • Chaerul Akbar Al-Haq
  • Maemuts Fibrian
  • Sri Ade Mulyani
  • Uya Carooe
  • Teta Mahda 

Nih , ada lagi satu puisi yang aku buat lagi :D
Kado Terindah Hari Itu
Oleh : Merza Yuwanda
ada haru pada hari itu
ketika pertemuan kecil penuh tawa
tak ragu kupilih kalian untuk mengisinya : hari spesial itu
kalianlah kado terindah hari itu
 
berdesir hati ini atas sambut hangat seorang bunda
perkenalan singkat namun penuh makna
membimbing diri yang masih rapuh
menguatkan sayap untuk ku mulai terbang seperti mereka
 
ahh kalian keluarga baruku
inspirasi dalam setiap gores kata per kata yang kubuat
cambuk semangat dalam jiwa
tak letih memaksa diri menguatkan pondasi
 
di sini ku labuhkan semuanya
tentang tujuan dalam setiap ukiran kata
mengajari diri menghargai karya
dan di sini ku mulai semuanya
 
untuk :
bunda Asni Ahmad Sueb, ayah Mayoko Aiko , Endah W. Sucy, mbak Diyuna Syam , kak Iman Safri Lukman , mas Pekik Bayumukti Utomo , mas Ari Keling , om Donatus A. Nugroho , mas Cem Acem , dan cendol lainnya
Palembang, 30 Juni 2012
Nah , untuk puisi yang ini dapet 3 jempol nih .dari siapa aja ?
  • Endah W. Sucy
  • kak Iman Safri Lukman
  • Uya Carooe

Yang ini puisi yang kubuat untuk Keluarga CERITO :)
Kupilih Kalian
Oleh : Merza Yuwanda


tak ku indahkan protes dia pada minggu 17
ku tunda tiup lilin dari mama hari itu
kupilih kalian yang menemaniku
dan semua itu berakhir bahagia
hari spesial penuh kesan haru
terimakasih

untuk : CERITO

Palembang, 30 Juni 2012
Puisi yang ini dapet 1 Jempol dari mbak Diyuna Syam


Berhubung mas Pekik mention kayak gini :
Pekik Bayumukti Utomo :: "Eza Merza untuk aku mana? =.="
padahal udah tuh aku buat juga untuk mas Pekik, tapi gak apalah .
di detik-detik terakhir Pupucen berakhir aku buat juga puisi untuk mas Pekik .
Inspirasinya dari kebiasaan mas Pekik tiap jam 12 malem yang suka bikin ketawa karena postingannya yang suka aneh-aneh . hahahha :D
Awalnya sih mas Pekik minta nya bikin cerpen (udah dari jaman lama minta nya) tapi berhubung aku ga bisa bikin cerpen , jadinya pas ada kesempatan di Pupucen , sekalian ajalah kubuatkan juga untuk mas Pekik . hihihi :D
Nih , ini penampakan puisi nya . Maaf yahh kalo jelek :p

Manusia Menara Air, Kuburan Belanda, dan Pohon Jengkol
Oleh : Merza Yuwanda


siapa dia?
mengaum tengah malam mengusik lamunan
sekali, dua kali, tiga kali
ahh ternyata selalu begitu
tak perlu kuhitung berapakalipun

siapa dia?
manusia penghitung waktu
tepat tengah malam meniti menara air
mengaum, dan berucap harap
lalu terjun ke kuburan belanda

siapa dia?
sekali waktu memetik jengkol
sekali waktu menanam jengkol
lalu menebang pohon jengkol
tak lupa dengan cangkulnya

siapa dia?
diamdiam aku menunggu
kejutan apa lagi yang kan dihadirkan
pernah sekali waktu membuatku heran
dengan alur menjadi tukang ojek
ahh ternyata jengkol belum berbuah alasannya

terkhusus untuk :: mas Pekik Bayumukti Utomo
Palembang, 30 Juni 2012


Note : 
maaf mas , aku ga bisa bikin cerpen . jadinya puisi aja yah . maaf kalo jelek :p
Untuk puisi ini aku dapet 2 jempol nih , dari :
  • Endah W. Sucy
  • Uya Carooe
FYI , mas Pekik bilang mau simpen puisinya . Dan ternyata emang bener , disimpen di catetannya dan dapet tambahan jempol lagi nih dari 6 orang teman fb nya mas Pekik , ini dia orangnya
  • Mega Bintang 
  • Dian Khayliza
  • Nurjannah Jaimbum
  • Vindy Putri
  • Putri Eka Pertiwi Hirawling
  • Mutiara Azilah
Hehehe . nihh klik aja kalo mauu liat penampakan catetan mas Pekik .

>> penampakan <<

ehm , tapi harus berteman dulu dengan mas Pekik :( baru bisa liat nya . hehe



Eh ga nyangka , ternyata mas Pekik buat puisi balesan juga untukku :D

Jadi terharu, nih penampakan puisinya :D

Wanita SFC
Oleh : Pekik Bayumukti Utomo


Kehadiranmu mengguncangkan dunia pria
Pria-pria yang sedang menonton sepakbola
Dikala kami sedang ribut membincangkan bola
Kau hadir merubah segalanya
Suasana menjadi ramai dan hidup

Kini hadirmu selalu dinantikan
Oleh kami para penikmat sepakbola
Untuk sekedar membuatkan kopi
Kopi hangat dimalam ini

Slogan SFC selalu kami kenang
Slogan SFC selalu kami rindukan
Itu semua berkat dirimu
Wanita SFC yang penuh semangat Eza Merza

-Pb-
30 Juni 2012
Menjelang Final EURO 2012
Dan puisi ini dapet 3 jempol , mau tau siapa aja ?

  • Eza Merza
  • Endah W. Sucy
  • Azizah Affrianti Pertiwi

hehehe ,

Oiya , ternyata ada juga atensi puisi untukku. Dari mbak Diyuna Syam :D
Kawan
Oleh : Diyuna Syam


aku bangga atas luang waktumu yang kau sediakan khusus untukku
karena dibalik detik yang bertabuh..
Ada senyum tulus untuk kau persembahkan pada goresan tinta pada waktu
sebab, kita punya cerita.

# untuk endah dan eza merza
Puisinya dapet 3 jempol loh , dari siapa aja yahh , hehe . nihh aku kasih tau juga ::
  • Eza Merza
  • Endah W. Sucy
  • Uya Carooe 
Thankyou mbak Diyuna Syam untuk puisinya :D


Nah , kalo yang ini untuk CERITO (Cendolers Riang Wong Kito) . Puisinya dari Endah nih . Ini dia penampakannya ::
Cerita
Oleh : Endah W. Sucy


Titik titik
Dongeng puisi prosa
Mengalir
Hidup
Di antara pangku pangku wajah berkilau
Aku hanya seucup jiwa yang beruntung
Bisa berkelakar cuap cuap

Kalian tahu sepi pergi kemana?
Cerita telah menelannya

*untuk : keluarga CERITO. :D
Puisi ini dapet 2 jempol , dari ::
  • Eza Merza
  • Uya Carooe
Pupucen malem ini seru . hehehe . makasih yahh untuk para koor Pupucen . makasih juga untuk atensi nya malem ini :)

Sumber ::
   

Sabtu, 23 Juni 2012

OCK Puisi, 23 Juni 2012

huaaa !!!!
hari ini puisiku di OCK .
puisi yang dibuat sebelum kopdar, jadi belom sempet dapet ilmu buat diedit .
semoga ke depan bisa lebih baik .
biar ga jadi amatiran lagi . hehe :D


Penguasa Dunia
oleh : Merza Yuwanda

hey kalian yang di sana
terlalu angkuh dengan kecerdasan yang sia-sia
sempatkah, atau mampukah kalian untuk berempati
kepada mereka yang mungkin teraniaya karena mu

mungkin kalian memang "sang penguasa dunia"
berbanggalah karena itu
hingga kalian tersadar bahwa semua itu hanya sementara

dan perlu kalian tau
topeng kalian begitu cantik dan sempurna untuk diuraikan 


HASIL BEDAH PUISI ::
Catatan hari ini dari 

1. kak Hylla Shane Gerhana ::
  1. hey diganti :: hei
  2. terlalu angkuh dengan kecerdasan sia-sia :: "yang" dihilangkan
  3. sempatkah atau mampukah kalian untuk berempati kepada mereka :: (,) antara sempatkah - atau dihilangkan, "kepada mereka" dari baris ke-4 naik ke baris 3 (gabung)
  4. yang mungkin teraniaya karenamu :: karena dan mu (digabung)
  5. mungkin kalian memang "sang penguasa dunia" berbanggalah karena itu :: (digabung jadi 1 kalimat)
  6. hingga kalian tersadar bahwa semua itu hanya sementara
  7. dan perlu kalian tahu topeng kalian begitu cantik dan sempurna untuk diuraikan :: (gabung 1 kalimat), tau >> tahu

 "Puisi kedua kalau boleh, saya ingin mengategorikan puisi ini puisi sosial, kelebihan puisi ini: Memberi ruangan yang luas ke pembaca untuk berinterprestasi sendiri, bercerita tentang kefanaan dalam hidup."

"Kekurangan, puisi 2, pengulangan obyek yang terlalu sering."

aku >>
mudah-mudahan ke depannya bisa lebih teliti lagi biar ga terlalu mengulang-ulang obyek :D


saran dari kak Hylla ::
  1. isi puisi harus lebih padat .
  2. judul kalo bisa dibuat kombinasi huruf .
  3. Kalau kita ingin bisa menulis puisi yang baik, mungkin yang pertama kali kita perlu perhatikan adalah unsur instrinsik dan ekstrinsik yang membangun puisi.

pertanyaanku ::
mau tanya kak , untuk judul yang pake kombinasi huruf itu untuk semua jenis puisi atau untuk yang puisi sejenis nestapa ?
kurang ngerti masalah penggunaan huruf kecil dan kapital . :(
jelasin lagi dong kak :)

Jawaban dari kak Hylla ::
"fleksibel kalau kombinasi huruf, puisi duka judul pun kalau bisa kecil semua.
Misal tentang Kematian TKI atau TKW, kecelakaan pesawat, puisi pahlawan, Ade Irma Suryani, Peristiwa Lubang Buaya dan lain-lain."
"Kalau Amarah boleh besar semua seperti judul: RESILIENSI, seperti judul APATIS dan lain-lain."

Pertanyaanku ::
"ohh , begitu yah kak ,
kalo gitu , berarti judul puisi ku seharusnya besar semua yah kak ? kan itu pembukaan nya seperti nada amarah gitu .
bener ga kak Hylla Shane Gerhana ??
sebelumnya , makasih untuk ilmunya :D"

Jawaban kak Hylla ::
"Yang paling aman, kalau ragu ya pakai kombinasi tadi.
Iya untuk puisi Eza Merza bisa ditulis Kapital semua untuk judulnya."




2. dari kak Iman Safri Lukman ::
"Berusaha menikmati 'kepolosan' per tiap baitnya.
Membuka puisi dengan 'marah-marah' adalah sebuah ide yang bagus.
Dan saya yakin jika penyair mau lebih jeli memilih kata,
maka puisi ini akan menjadi 'marah-marah' yang super keren."

aku >>
wah , terimakasih kak iman , semoga ke depan nya aku bisa lebih jeli lagi .
mohon bimbingannya yah kak :D
makasih juga udah sms tadi kalo puisi ku lagi dibedah :D
:D



3. dari Sketsa Oase Senja ::
"Aku belum merasakan adanya greget pada puisi ini, seperti narasi biasa, menyerupai lirik lagu, karakteristik puisi belum kuat pada puisi ini."

saran ::
  1. Mencoba permainan majas bisa untuk memperindah puisi ini,
  2. atau jika terlalu sulit bisa dimulai dengan pemilihan kata yang lebih "puisi",
  3. atau padatkan makna biar lebih dalam kesan yang tersampai ke pembaca.

aku >>
oke , makasih atas kritik dan masukannya :D
semoga bisa menjadi motivasi untukku biar bisa lebih baik lagi dalam membuat puisi :D



saran dari Sketsa Oase Senja untuk puisi kak Teta ::
mungkin bisa untuk pembelajaran kita juga :D
"nilai estetikanya akan lebih indah jika kata-kata aku, kamu,mu, ku dikurangi,
pengulangan kata yang sama juga sebisa mungkin dihindari agar keindahan puisi lebih terbaca,
kata-kata yag panjang juga bisa lebih dipadatkan, "




4. dari Genio Vearlysta ::
"membaca puisi kedua, jadi teringat naskah senior, monolog topeng-topeng karya Rachman Sabur"

aku >>
:) aku baru tau tentang itu. puisiku banyak juga yang terinspirasi dengan "topeng" yang mencitrakan tentang kemunafikan.
nanti mau cari karya Rachman Sabur ah, buat bahan pembelajaran juga .
karena sepertinya aku cukup tertarik dengan jenis yang seperti itu :D
terimakasih info nya :D





5. dari bunda Asni Ahmad Sueb >> lewat chat fb ::
kalau puisi nada protes awal sedikit nada tinggi
dan akhirnya melemah
dan tinggi lagi sebagai protes atau penekanan
Nama istilahnya >> Ritme

aku >>
oke bund , ntar aku pelajarin lagi . :D





ILMU TAMBAHAN dari kak Hylla ::
tentang pemenggalan kalimat dan pemilihan diksi dalam puisi >>

aku jatuh cinta
hanya kepadamu
tidak kepadanya (ini cintanya hanya untukmu bukan untuknya)

Artinya bisa berbeda kalau ditulis

aku jatuh cinta
hanya kepadamu tidak
kepadanya (cintanya bukan untukmu tapi untuknya).

sebuah peluru bundar di dadanya kesan sepintas, hanya mereka ada peluru di dadanya.
tapi kalau sebuah lubang peluru bundar di dadanya ini lebih pasti, diksi terasa lebih tajam.

========================================================================
Oke kak Hylla Shane Gerhana , kak Sketsa Oase Senja , kak Iman Safri Lukman , dan kak Genio Vearlysta yang udah kasih kripik untuk puisiku .
makasih yahh , banyak yang harus dicatet :D

Jumat, 22 Juni 2012

Karya Pertama yang Dipajang di Sumeks




karya pertama yang dipajang di Sumeks 22 Juni 2012 . 
 thankyu buat motivasi dari semuanya , khususnya buat kelas Cendol :D
love u :*
Jadi makin semangat nih :D

7 Sekawan

Solaria-PIM , Ultah Chie dan Ojan

SAHABAT
Oleh : Merza Yuwanda

pas lomba Hardiknas

Sahabat bagai oksigen dalam aliran darahku
Bagai air segar di kala haus mendera
Aku butuh meski lidah tak mampu berucap
Kalian inspirasi dalam gerak langkah kaki tertatih
Melindungi rapuhnya jiwa yang tak mampu kuprediksikan
Kalian bagian hidup yang tak bisa terpisah dari jiwaku


Palembang, 18 Juni 2012
15:35



IP , habis nonton , Ultah Chie dan Ojan

TANYA TAK TERJAWAB
Oleh : Merza Yuwanda


Ingatkah kalian?
Tentang tanya yang tak terjawab
Tanya yang tak berjodoh dengan jawaban macam apapun
Meski nuranimu kerap kali berjuang mencari
Bathinmu meronta menggali
Tetap tak ada jawaban yang tepat
Nunggu Matkul
Hanya keyakinanlah yang menenangkan hati
Maka yakinilah apa yang ada dan jauhkan ragu daripadanya



Palembang, 22 Juni 2012
16:00
Fose di rumput hijau depan Jurusan IPS




 Zwany Damuera :)